Wednesday, February 11, 2026
LIPUT AJA
No Result
View All Result
  • Login
  • Gubernuran
  • Daerah
  • Semarang
  • Politik
  • Kriminal
  • PSIS
  • Kampus
  • Budaya
  • Tips
  • Tren
  • Wiskul
  • Tajuk
  • Opini
  • Features
  • Indepth
  • Gubernuran
  • Daerah
  • Semarang
  • Politik
  • Kriminal
  • PSIS
  • Kampus
  • Budaya
  • Tips
  • Tren
  • Wiskul
  • Tajuk
  • Opini
  • Features
  • Indepth
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Junimart Girsang Raih Gelar Profesor di Unissula

Administrator by Administrator
27/07/2024
in Uncategorized
0
Junimart Girsang Raih Gelar Profesor di Unissula
23
VIEWS
FacebookWhatsappTelegramLine

Anggota DPR RI Dr Junimart Girsang SH MH MIP meraih gelar guru besar kehormatan di bidang ilmu hukum pertanahan di Universitas Islam sultan Agung (Unissula) Semarang, Sabtu (27/7/2024). Dalam orasi ilmiahnya ia membacakan gagasannya yang berjudul pendekatan holistik pemberantasan mafia tanah di Indonesia.

Menurutnya kejahatan yang dilakukan oleh para mafia tanah di Indonesia telah menyebabkan dampak yang sangat merugikan seperti sengketa lahan, konflik, korban jiwa, hingga kerusakan ekosistem lingkungan. 

BACA JUGA

Buya Yahya Sampaikan Kunci Sukses Dihadapan 1253 Wisudawan Unissula

Lepas 42 Lulusan Fikom Unissula Target Akreditasi Unggul

Fakultas Hukum Unissula Undang 13 Pakar Lima Benua

Dalami Psikologi Buya Yahya Pilih Kuliah di Unissula

 Modus operandi yang sering digunakan oleh mafia tanah meliputi praktik-praktik seperti manipulasi sertifikat tanah, kolusi dengan pihak terkait, memanfaatkan kelemahan dalam program pendaftaran tanah, praktik spekulasi harga tanah, dan bahkan memanfaatkan situasi bencana untuk keuntungan pribadi.

 Mafia tanah merupakan individu atau kelompok yang terlibat dalam kegiatan kriminal terkait kepemilikan, penggunaan, dan pengalihan hak atas tanah. Mereka seringkali melakukan aksi kejahatannya secara terencana, terstruktur, dan terorganisir, melibatkan berbagai modus operandi yang rumit dan canggih. 

 Tujuan utama dari aktivitas mafia tanah adalah untuk menguasai tanah secara ilegal, memperoleh keuntungan finansial, dan mengeksploitasi celah hukum dalam sistem pertanahan. 

 Berdasarkan data Kementerian ATR/BPN dalam periode 2019-2023, terdapat total 31.317 kasus/aduan/gugatan pertanahan, yang terdiri dari 11.286 sengketa (7.227 selesai, 4.509 dalam proses), 502 konflik (212 selesai, 290 dalam proses), dan 19.529 perkara (7.643 selesai, 11.886 dalam proses). Total kasus yang selesai adalah 15.082, sedangkan yang masih dalam proses mencapai 16.235 kasus. 

 Pemberantasan mafia tanah di Indonesia saat ini semakin menantang karena modus kejahatan yang semakin variatif, dan regulasi yang belum efektif. Para mafia tanah juga menggunakan kecanggihan teknologi digital untuk mendukung transaksi tanah ilegal dan kegiatan terlarang lainnya. 

 Politisi senior tersebut juga terlibat langsung sebagai anggota Pokja Satgas Pemberantasan Mafia Tanah di Indonesia. Untuk memberantas mafia pertanahan di Indonesia ada beberapa langkah penting yang bisa dimaksimalkan. Langkah tersebut antara lain penggunaan teknologi canggih untuk mendukung sistem informasi pertanahan yang terintegrasi dan terukur guna mempercepat penanganan kasus pertanahan, pencegahan kasus baru, serta terwujudnya kepastian hukum dalam kepemilikan tanah. 

 Penggunaan teknologi canggih tersebut seperti pemanfaatan teknologi seperti Quadcopter untuk mempercepat proses pemetaan tanah dan membantu pendaftaran tanah secara sistematis. Penggunaan teknologi Blockchain untuk mencegah sertifikat tanah ganda, mengatasi perbedaan data, dan memastikan integritas informasi pertanahan. 

 Digitalisasi arsip pertanahan untuk meningkatkan aksesibilitas terhadap informasi pertanahan. Transformasi digital ini dapat memfasilitasi pengambilan data, analisis, dan pengambilan keputusan yang efisien dalam basis data pertanahan nasional. Memperkuat sistem informasi pertanahan partisipatif untuk memberikan kepastian hukum dalam menyederhanakan proses pendaftaran tanah. 

 Mengintegrasikan infrastruktur data spasial di berbagai lembaga pemerintah untuk memfasilitasi pengambilan keputusan, mengurangi duplikasi data, dan meningkatkan kualitas data. Penggunaan  QR-Code untuk memvalidasi dokumen pengajuan hak atas tanah dan Pemanfaatan teknologi Augmented Reality untuk memperkuat sistem informasi pertanahan pasca pendaftaran tanah 

 Memperbaiki tata regulasi terkait pertanahan yang ada saat ini agar tidak saling tumpang tindih, sehingga efektif untuk mencegah praktik mafia tanah dan mengatasi persoalan pertanahan secara komprehensif. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan dan pencegahan praktik mafia tanah. Serta mengoptimalkan peran satgas anti mafia tanah. 

 Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto memuji Prof Junimart Girsang karena memiliki gagasan yang jelas untuk memberantas mafia tanah di Indonesia. Gagasan gagasan tersebut perlu untuk diimplementasikan segera agar tindak kejahatan mafia tanah dapat ditekan dan dihilangkan.

Administrator

Administrator

Related Posts

Buya Yahya Sampaikan Kunci Sukses Dihadapan 1253 Wisudawan Unissula
Uncategorized

Buya Yahya Sampaikan Kunci Sukses Dihadapan 1253 Wisudawan Unissula

16/06/2025
17
Uncategorized

Lepas 42 Lulusan Fikom Unissula Target Akreditasi Unggul

14/06/2025
6
Uncategorized

Fakultas Hukum Unissula Undang 13 Pakar Lima Benua

14/06/2025
15
Uncategorized

Dalami Psikologi Buya Yahya Pilih Kuliah di Unissula

13/06/2025
7
Uncategorized

1253 Calon Wisudawan Unissula Dapatkan 7 Bekal Spiritual

13/06/2025
6
Uncategorized

Mahasiswa Akuntansi Unissula Sabet Dua Penghargaan di Malaysia

12/06/2025
30
Next Post
Mahasiswa Teknik Industri Unissula Buat Alat

Mahasiswa Teknik Industri Unissula Buat Alat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

Motif Ferdy Sambo

FERDY SAMBO RENCANAKAN PEMBUNUHAN YOSHUA SEJAK DARI MAGELANG

12/08/2022
433
PEMOTONGAN  BANSOS DI BOGARES LOR TEGAL SUDAH BERLANGSUNG BERTAHUN-TAHUN. WARGA PENERIMA PASRAH

PEMOTONGAN BANSOS DI BOGARES LOR TEGAL SUDAH BERLANGSUNG BERTAHUN-TAHUN. WARGA PENERIMA PASRAH

24/08/2022
353
Ferdy Sambo

KAPOLRI : “FERDY SAMBO YANG PERINTAHKAN TEMBAK BRIGADIR JOSUA”

10/08/2022
342
Hukuman Mati Ferdy Sambo

KABARESKRIM : “FERDY SAMBO TERJERAT ANCAMAN HUKUMAN MATI”

10/08/2022
334
GERINDRA-PKB JATENG GELAR PERTEMUAN, PERKUAT KOALISI

GERINDRA-PKB JATENG GELAR PERTEMUAN, PERKUAT KOALISI

01/08/2022
294

PILIHAN EDITOR

Bukan Hanya Kuliah Saja Farmasi Unissula Bangun Mental dan Karakter Mahasiswanya

Bukan Hanya Kuliah Saja Farmasi Unissula Bangun Mental dan Karakter Mahasiswanya

02/11/2023
11
Beasiswa ke Unissula

ANGGOTA DPR RI DARI PARTAI DEMOKRAT AS SUKAWIJAYA SERAHKAN 20 BEASISWA KIPK KE UNISSULA

26/08/2022
63
FERDY SAMBO

KAPOLRI SEBUT MOTIF SAMBO BUNUH BRIGADIR YOSHUA DIPICU MASALAH ASUSILA

25/08/2022
119
Mahasiswa Unissula Berbagi Cerita Ramadhan di Korea

Mahasiswa Unissula Berbagi Cerita Ramadhan di Korea

03/04/2023
10
LiputAja

© 2021 liputaja.com

Navigate Site

  • About US
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Media Cyber
  • Manifesto

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Nasional
  • Gubernuran
  • Kriminal
  • Politik
  • Bisnis
  • Budaya
  • PSIS
  • Features
  • Opini
  • Tren
  • Tajuk
  • Indepth
  • Tips

© 2021 liputaja.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In